Tren Smart Home 2026, LG Hadirkan 7 Perangkat Berbasis AI

Reporter : GobrandID
LG juga memperkenalkan WashTower 25 inci yang menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu bodi untuk menghemat ruang. Foto dok LG

BERLIN, GOBRAND.ID -Teknologi rumah pintar kini bergerak dari sekadar perangkat yang terkoneksi menuju sistem yang mampu menyesuaikan diri dengan kebiasaan penggunanya. Arah tersebut terlihat pada IFA 2026, yang menjadi panggung bagi berbagai inovasi berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Salah satu tren yang mencuat adalah penggunaan AI untuk membuat perangkat rumah tangga lebih responsif, hemat energi, sekaligus menyesuaikan keterbatasan ruang di hunian modern.

Baca juga: LG Rilis Smart TV QNED evo AI QNED86 di Indonesia, Usung Mini LED dan Prosesor AI Terbaru

LG Electronics memperkenalkan tujuh perangkat yang membawa pendekatan tersebut, mulai dari kulkas, mesin cuci, pengering, dishwasher, hingga perangkat personal care dan dapur.

Pada kategori penyimpanan makanan, kulkas LG SIGNATURE generasi terbaru mengadopsi Large Language Model (LLM) untuk menghadirkan interaksi percakapan dengan pengguna. Perangkat ini juga dilengkapi layar LCD 6,8 inci dan AI Fresh yang memantau perubahan suhu berdasarkan pola penggunaan.

Di sektor laundry, teknologi AI digunakan untuk menyesuaikan proses pencucian dan pengeringan berdasarkan karakteristik kain. LG juga memperkenalkan WashTower 25 inci yang menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu bodi untuk menghemat ruang.

Baca juga: LG AI Home Tampil di IFA 2025, Tawarkan Gaya Hidup Modern Berbasis Kecerdasan Buatan

Kebutuhan dapur turut menjadi perhatian. Kulkas Fit & Max French-Door menggunakan desain Zero Clearance, sedangkan dishwasher Fit & Max dilengkapi fitur 1-Hour Wash & Dry serta teknologi yang menyesuaikan pencucian berdasarkan tingkat kekotoran.

AI juga merambah perangkat personal care. LG AirDew Hair Dryer menggunakan teknologi Triple Airfluidics untuk menghasilkan aliran udara berkecepatan tinggi sekaligus membantu mengurangi paparan panas berlebih.

Sementara itu, SIGNATURE Downdraft Hood generasi terbaru menawarkan kendali berbasis sensor gerakan sehingga pengguna dapat mengatur daya hisap tanpa menyentuh panel.

Deretan inovasi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan smart home mulai diarahkan pada fungsi yang lebih praktis: memahami kebutuhan pengguna, menghemat energi, dan memaksimalkan ruang.

Melalui IFA 2026, penerapan AI di rumah tidak lagi terbatas pada konektivitas antarperangkat, tetapi berkembang menjadi teknologi yang dirancang untuk beradaptasi dengan aktivitas sehari-hari.

Editor : Redaksi

OtoTekno
Berita Populer
Berita Terbaru