GOBRAND.ID - BYD resmi memperkenalkan Blade Battery Generasi Kedua dan teknologi FLASH Charging, sebuah inovasi radikal yang menjawab keluhan utama pengguna kendaraan listrik: durasi pengisian daya yang lama dan penurunan performa baterai di cuaca dingin.
Teknologi ini memungkinkan pengisian daya mobil listrik mencapai kecepatan yang kini setara dengan durasi pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.
Dalam peluncuran global di Shenzhen (9/3), BYD memamerkan rekor dunia baru di mana baterai dapat terisi dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu 5 menit. Bahkan untuk mencapai kapasitas 97%, pengguna hanya memerlukan waktu total 9 menit.
Ketangguhan teknologi ini juga teruji di suhu ekstrem hingga -30°C, dengan durasi pengisian yang hanya berselisih sekitar 3 menit dibandingkan kondisi suhu ruang.
Chairman dan President BYD, Wang Chuanfu, menyatakan bahwa inovasi ini hadir untuk menghapus range anxiety dan antrean panjang di stasiun pengisian daya yang selama ini menjadi penghambat adopsi kendaraan listrik secara masif.
Melalui riset intensif selama enam tahun, BYD berhasil meningkatkan kepadatan energi baterai sebesar 5% dibandingkan generasi pertama. Implementasi nyata teknologi ini terlihat pada model DENZA Z9GT yang mampu menempuh jarak hingga 1.036 km dalam sekali pengisian daya.
Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dengan pengembangan sistem manajemen termal cerdas untuk meminimalkan panas internal.
"Keselamatan merupakan kemewahan tertinggi dalam kendaraan energi baru (NEV)," tegas manajemen BYD, merujuk pada uji standar yang melampaui regulasi nasional Tiongkok.
Untuk mendukung ekosistem ini, BYD meluncurkan infrastruktur pendukung yang revolusioner:
Kapasitas Raksasa: FLASH Charger memiliki output single connector hingga 1.500 kW, salah satu yang tertinggi di dunia.
Desain Zero-Gravity: Menghadirkan T-shaped pulley charger pertama di dunia yang memudahkan pengguna menggerakkan konektor ke sisi manapun tanpa membuat kabel menyentuh tanah.
Ramah Jaringan Listrik: Dilengkapi sistem penyimpanan energi internal agar tidak membebani jaringan listrik lokal saat pengisian daya tinggi dilakukan.
Hingga akhir tahun 2026, BYD menargetkan pembangunan 20.000 FLASH Charging Stations di Tiongkok sebelum memulai ekspansi ke pasar global. Langkah ini memperkuat visi "Three Green Dreams" yang diusung BYD sejak 2006 untuk menciptakan mobilitas berkelanjutan dan bumi yang lebih hijau.
Hingga saat ini, BYD terus memimpin pasar kendaraan energi baru global dengan total penjualan kumulatif mencapai lebih dari 7,6 juta unit.
Editor : Ali Masduki