x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

Aturan IGRS Ketat, UniPin dan KOMDIGI Bedah Nasib Game Publisher RI

Avatar Ali Masduki

Ototekno

GOBRAND.ID - Industri gim tanah air kini menghadapi fase krusial dalam standarisasi konten melalui Indonesia Game Rating System (IGRS). Meski regulasi ini bertujuan menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak, para pengembang dan penerbit gim masih membentur tembok tantangan operasional dalam proses adaptasinya.

Guna mengurai benang kusut tersebut, UniPin bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar forum diskusi di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini menjadi wadah bagi puluhan pelaku industri untuk menyampaikan keluhan langsung mengenai proses klasifikasi usia yang selama ini dianggap cukup menyita sumber daya internal perusahaan.

GM Business Global UniPin, Poeti Fatima, menilai keberhasilan IGRS sangat bergantung pada sinkronisasi antara keinginan pemerintah dan kemampuan teknis di lapangan. Menurutnya, kepatuhan industri tidak bisa dipaksakan tanpa adanya dialog yang solutif.

"Kami melihat implementasi IGRS butuh kolaborasi erat. Forum ini menjadi ruang bagi game publisher untuk memaparkan perspektif mereka, agar kita bisa menemukan jalan tengah yang mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus menjaga kesehatan ekosistem," ujar Poeti.

Di sisi lain, Komdigi menegaskan bahwa IGRS merupakan instrumen wajib bagi seluruh gim yang beredar di pasar Indonesia. 

Ketua Tim Pengembangan Ekosistem Gim Komdigi, Tita Ayuditya Surya, menyatakan bahwa pemerintah terus menyederhanakan birokrasi sistem rating agar tidak membebani para pemain industri.

"Kebijakan ini memastikan setiap gim punya klasifikasi usia yang jelas. Kami rancang prosesnya sesederhana mungkin untuk memudahkan penerbit. Fokus kami adalah memperkuat operasional industri lokal agar bisa bersaing global, sembari menjamin perlindungan konsumen sesuai kelompok umur," kata Tita.

Selain aspek kepatuhan, forum ini juga menyoroti ketergantungan industri pada koordinasi lintas sektoral. 

Para pengembang gim lokal berharap pemerintah memberikan pendampingan lebih intensif, mengingat perubahan aturan internal untuk memenuhi standar rating nasional seringkali berdampak pada jadwal peluncuran produk di pasar.

Sebagai penyedia layanan top-up gim, UniPin berkomitmen terus mengawal isu ini agar seluruh mitra pengembang mereka tetap patuh pada regulasi nasional tanpa kehilangan momentum pertumbuhan ekonomi digital.

Artikel Terbaru
Minggu, 16 Agu 2026 21:00 WIB | Ototekno

SMARTFREN Perluas Akses 5G di Bali untuk Dukung Ekonomi Digital

Adopsi 5G di Bali tumbuh positif. SMARTFREN memperluas Unlimited 5G dengan dukungan lebih dari 1.000 BTS di lima wilayah. ...
Sabtu, 08 Agu 2026 00:07 WIB | Travel

Sunset Chill & Grill, Sensasi BBQ dan Sunset dari Rooftop Surabaya

EXCOTEL Surabaya menghadirkan Sunset Chill & Grill, pengalaman BBQ, live music, dan sunset dengan panorama 360 derajat Kota Surabaya. ...
Kamis, 30 Jul 2026 07:59 WIB | Telco

Hypernet Technologies Luncurkan Whooz, Solusi IT Tanpa Modal Besar untuk Bisnis SME

GoBrand.id - Hypernet Technologies, perusahaan solusi teknologi informasi di bawah naungan XLSMART, hari ini merambah segmen baru untuk SME melalui Whooz by ...
Kamis, 30 Jul 2026 07:50 WIB | Ototekno

Ford RMA Indonesia Umumkan Harga Resmi 4 Varian Premium Built Ford Tough di GIIAS 2026

GoBrand.id  – Ford RMA Indonesia hari ini resmi mengumumkan harga OTR Jakarta untuk jajaran kendaraan premium terbarunya pada ajang Gaikindo Indonesia In ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:48 WIB | Kesehatan

Enervon Active Dukung Generasi After Work Gerakkan Budaya Hidup Aktif, Sehat, & Produktif

GoBrand.id - PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia), yang telah selama lebih dari 50 tahun menghadirkan inovasi yang mendukung kesehatan dan kualitas ...
Sabtu, 25 Jul 2026 16:54 WIB | Perbankan

CIMB Niaga Raih Penghargaan Best SME Bank Indonesia 2026 dari Euromoney

GoBrand.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga atau IDX: BNGA) meraih penghargaan “Best SME Bank Indonesia 2026” dari Euromoney. Penghargaan ini diberikan atas ...