x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

Dari Botol Kecil Yogyakarta, Bau Indonesia Menyebar

Avatar Redaksi

Property

TUJUH PAGI - Saya pikir ini hanya soal wangi. Ternyata ini soal harga diri bangsa. Apt. Amanda Noor Gitadhamayanti, S. farm, seorang perempuan Klaten yang kalem, tidak sedang menjual parfum. Ia sedang mempersiapkan perang. Perang aroma. Lawan kita: produk luar negeri. Senjatanya: kayu manis. Kelapa. Serai. Tempat latihannya: dapur kecil. Namanya Sandika Natural Class.

Saya datang ke kelasnya. Tak ada meja formal. Hanya ada proyektor, botol-botol kecil, dan peserta yang matanya bersinar-sinar. Mayoritas perempuan. Ibu rumah tangga, mahasiswi. Sebagian lagi, pengangguran kreatif.

“Kita belajar dari bahan mentah sampai produk jadi. Kita racik, branding dan foto, kemudian pasarkan,” kata Amanda sambil menunjukan cinnamon oil ke saya.

Baunya hangat. Manis. Tidak menyengat. Tapi seperti membangunkan masa lalu waktu kita masih percaya bahwa Indonesia kaya raya. Amanda tidak bicara besar. Tapi rencananya besar. Ia ingin Yogyakarta jadi pusat aroma terapi nusantara.

“Kita ini penghasil bahan alami. Tapi justru jadi penonton. Kita kirim bahan mentah ke luar, lalu kita beli lagi dengan harga sepuluh kali lipat,” katanya. Saya diam. Tidak bisa membantah.

Sandika Natural Class

Kelas Amanda bukan hanya soal racikan minyak. Tapi soal keberanian. Ia ajari peserta menulis merek. Membuat label. Menghitung harga jual. Bahkan memahami istilah asing seperti COA—Certificate of Analysis, dokumen laboratorium agar produk kita sah dijual.

“Kalau produknya masih bahan mentah, minimal harus punya COA. Nanti kita bantu juga kalau mau naik ke BPOM dan sertifikasi halal,” katanya.

Salah satu peserta, Nisa dari Ambarawa, datang karena penasaran. “Awalnya cuma ingin tahu. Tapi sekarang kepikiran, kalau ini bisa jadi bisnis?” katanya sambil mencium kertas aroma yang ia racik sendiri. Saya lihat tangannya gemetar. Tapi matanya yakin. Dari dapur Amanda ini, saya mencium aroma yang lebih besar dari kayu manis: semangat berdikari.

Bahwa ternyata untuk membangun ekonomi Indonesia, kadang tidak perlu start-up. Tidak perlu investor miliaran. Cukup satu meja, satu botol kecil, dan satu mimpi yang tidak gampang padam.

Saya tidak tahu apakah Amanda akan sukses seperti The Body Shop. Tapi saya tahu satu hal: dari botol kecil itulah, bau Indonesia mulai menyebar. (RD)

Artikel Terbaru
Minggu, 16 Agu 2026 21:00 WIB | Ototekno

SMARTFREN Perluas Akses 5G di Bali untuk Dukung Ekonomi Digital

Adopsi 5G di Bali tumbuh positif. SMARTFREN memperluas Unlimited 5G dengan dukungan lebih dari 1.000 BTS di lima wilayah. ...
Sabtu, 08 Agu 2026 00:07 WIB | Travel

Sunset Chill & Grill, Sensasi BBQ dan Sunset dari Rooftop Surabaya

EXCOTEL Surabaya menghadirkan Sunset Chill & Grill, pengalaman BBQ, live music, dan sunset dengan panorama 360 derajat Kota Surabaya. ...
Kamis, 30 Jul 2026 07:59 WIB | Telco

Hypernet Technologies Luncurkan Whooz, Solusi IT Tanpa Modal Besar untuk Bisnis SME

GoBrand.id - Hypernet Technologies, perusahaan solusi teknologi informasi di bawah naungan XLSMART, hari ini merambah segmen baru untuk SME melalui Whooz by ...
Kamis, 30 Jul 2026 07:50 WIB | Ototekno

Ford RMA Indonesia Umumkan Harga Resmi 4 Varian Premium Built Ford Tough di GIIAS 2026

GoBrand.id  – Ford RMA Indonesia hari ini resmi mengumumkan harga OTR Jakarta untuk jajaran kendaraan premium terbarunya pada ajang Gaikindo Indonesia In ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:48 WIB | Kesehatan

Enervon Active Dukung Generasi After Work Gerakkan Budaya Hidup Aktif, Sehat, & Produktif

GoBrand.id - PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia), yang telah selama lebih dari 50 tahun menghadirkan inovasi yang mendukung kesehatan dan kualitas ...
Sabtu, 25 Jul 2026 16:54 WIB | Perbankan

CIMB Niaga Raih Penghargaan Best SME Bank Indonesia 2026 dari Euromoney

GoBrand.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga atau IDX: BNGA) meraih penghargaan “Best SME Bank Indonesia 2026” dari Euromoney. Penghargaan ini diberikan atas ...