x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

Langkah Kaki Umat Hindu dari Pura Segara ke Laut Kenjeran: Menyucikan Diri di Upacara Melasti

Avatar gobrand.id

Pasar Modal

TUJUHPAGI.COM - Ribuan umat Hindu dari Surabaya dan sekitarnya berkumpul di Taman Harmoni Pantai (THP) Kenjeran pada Sabtu pagi, 22 Maret, untuk melaksanakan upacara Melasti.

Prosesi tahunan ini adalah bagian dari persiapan menuju Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1947, yang jatuh pada 29 Maret mendatang.

Dengan mengenakan pakaian putih, umat Hindu memulai perjalanan spiritual mereka dari Pura Segara Surabaya, berjalan kaki menuju laut sambil membawa sesaji, kain putih panjang, dan pratima yang akan disucikan oleh air laut.

Air laut, yang diyakini sebagai sumber kehidupan, menjadi media untuk membersihkan diri dan menyucikan jiwa.

Sesaji yang dibawa dalam upacara Melasti menggambarkan Trimurti, yaitu Wisnu, Siwa, dan Brahma, serta simbol Jumpana, singgasana Dewa Brahma.

Ritual ini adalah cara umat Hindu untuk menyucikan diri dan memohon berkah, agar bisa memulai tahun baru dengan hati yang bersih.

Ketut Gotra Astika, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Surabaya, menjelaskan bahwa Melasti merupakan ritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan, serta untuk membersihkan diri dari segala hal buruk yang telah dilakukan sepanjang tahun.

"Melasti ini bukan sekadar sebuah prosesi, tetapi sebuah cara untuk memperbaiki diri, memohon agar segala yang buruk bisa dibuang, dan menyambut tahun baru dengan semangat baru," katanya.

Upacara ini juga bukan hanya soal penyucian diri, tapi juga menyeimbangkan alam. Sebelum melakukan persembahyangan, umat Hindu melarung ayam hitam dan bebek ke laut, sebuah simbol untuk menyeimbangkan alam dan membuang segala hal negatif.

Tak ketinggalan, tari Mandara Giri yang dipentaskan di tepi laut semakin menguatkan nuansa kedamaian dan keharmonisan alam dalam ritual ini.

"Harapannya kita menyeimbangkan alam, menjaga kesucian alam, dan memohon agar tahun depan menjadi lebih baik," tambah Ketut.

Ritual ini menggambarkan sebuah harapan yang sederhana, namun penuh makna: alam yang seimbang, masyarakat yang harmonis, dan dunia yang lebih baik.

Melasti adalah sebuah momen untuk merenung, menatap masa depan, dan melepaskan segala beban yang telah berlalu. Sebuah kesadaran akan pentingnya keberagaman dan saling menghormati.

"Kami berharap, di Indonesia yang semakin maju ini, semua umat bisa bekerja sama untuk membangun kesejahteraan," ujar Ketut, dengan harapan bahwa Indonesia Emas 2045 akan menjadi tempat di mana setiap orang bisa hidup berdampingan dengan damai.

Perwakilan Pemkot Surabaya, Agus Imam Sonhaji, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, hadir di akhir upacara. Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa upacara Melasti adalah simbol dari kebersamaan yang terjalin antara umat dan alam.

"Melasti adalah upacara sakral yang menunjukkan hati yang bersih dan semangat kebersamaan. Ini adalah pengingat bahwa kehidupan harus harmonis, bukan hanya dengan Tuhan, tapi juga dengan sesama dan alam sekitar," ujarnya.

Agus juga mengingatkan betapa pentingnya keberagaman di Surabaya, dan berharap umat Hindu semakin rukun serta dapat berperan aktif dalam pembangunan kota.

"Keberagaman adalah kekuatan kita. Semoga umat Hindu semakin rukun dan berkontribusi dalam menciptakan Surabaya yang lebih baik," katanya.

Melalui upacara Melasti ini, umat Hindu tidak hanya menyucikan diri, tetapi juga mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga kedamaian, keseimbangan alam, dan keharmonisan sosial.

Sebuah ritual yang, meski bersifat spiritual, membawa pesan universal: kita semua adalah bagian dari alam ini, dan tugas kita adalah menjaganya dengan sepenuh hati. (RD)

Artikel Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 23:55 WIB | Perbankan

CIMB Niaga Syariah Hadirkan KPR iB Xtra Haji Umrah, Wujudkan Impian Punya Rumah Sekaligus Beribadah ke Tanah Suci

GoBrand.id - Memiliki rumah sendiri sekaligus menunaikan ibadah ke Tanah Suci merupakan aspirasi yang ingin diwujudkan banyak keluarga Indonesia. Untuk ...
Rabu, 04 Nov 2026 23:30 WIB | Keuangan

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper, Solusi Perlindungan dan Perencanaan Keuangan Berbasis USD

GoBrand.id - Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance) menghadirkan Asuransi Jiwa PRUProsper, solusi perlindungan dan perencanaan keuangan berbasis ...
Rabu, 04 Nov 2026 22:26 WIB | News

ShopeePay dan SPayLater Rayakan Kreativitas Indonesia, Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Batik ‘Corak Cerita Nusantara’

GoBrand.id - ShopeePay dan SPayLater pada Rabu (4/11) mengumumkan para pemenang Kompetisi Desain Batik 2026 ‘Corak Cerita Nusantara’, yang merayakan krea ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:56 WIB | Lifestyle

BINTANG Crystal Hadirkan “The Smoothest Way to Chill” di Jakarta dan Bali

GoBrand.id - BINTANG Crystal, bir cold-brewed dengan karakter rasa smooth dan tingkat kepahitan yang lebih rendah, menghadirkan pengalaman “The Smoothest Way to ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:10 WIB | Telco

Resmi Hadir di Indonesia, Bose Noise Cancelling Wired Earbuds Jadi Rekomendasi Earphone Kabel Terbaik 2026

GoBrand.id - Bose Noise Cancelling Wired Earbuds, wired earbuds pertama dengan noise cancelling, resmi meluncur di Indonesia. Konsumen bisa beli Bose Noise ...
Selasa, 03 Nov 2026 16:32 WIB | Kesehatan

Wujudkan Generasi Emas Anak Indonesia, vidoran Menutrisi Lebih dari 2.250 Balita

GoBrand.id - Nutrisi yang tepat sejak dini berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Namun, pemenuhan gizj anak di Indonesia masih ...