GOBRAND.ID - PT Pertamina (Persero) kembali mempertegas peran tanggung jawab sosialnya dengan memberangkatkan lebih dari 5.000 peserta dalam program Mudik Bareng Pertamina 2026.
Pelepasan yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (15/3) ini menyasar 23 kota tujuan di seluruh Pulau Jawa, sebagai upaya korporasi menekan beban ekonomi masyarakat menjelang Idul Fitri.
Langkah ini diambil di tengah tingginya permintaan energi dan mobilitas masyarakat pada kuartal pertama tahun ini.
Pertamina tidak hanya menyediakan armada transportasi, tetapi juga menyuntikkan pengalaman konsumen (customer experience) yang unik melalui berbagai fasilitas layanan gaya hidup di lokasi keberangkatan.
Berbeda dengan program mudik konvensional, tahun ini Pertamina menggandeng mitra UMKM dan jasa profesional untuk menghadirkan fasilitas gratis mulai dari arena bermain anak hingga styling area.
Fasilitas potong rambut dan pijat refleksi menjadi daya tarik utama bagi pemudik yang hendak menempuh perjalanan panjang.
Aris, seorang kapster dari Cukur Pria Tampan yang dilibatkan dalam acara ini, mengungkapkan bahwa minat peserta sangat tinggi.
"Sejak dini hari, booth sudah penuh. Kami melayani sekitar 50 orang hanya dalam beberapa jam. Semua biaya jasa ini sudah diborong penuh oleh Pertamina," jelasnya.
Selain area cukur, Pertamina juga berkolaborasi dengan Pinhome untuk menyediakan layanan pijat refleksi bagi pemudik wanita.
Kehadiran layanan ini bertujuan memitigasi kelelahan fisik sebelum peserta duduk di dalam bus selama belasan jam menuju kampung halaman.
Bagi Pertamina, program tahunan ini merupakan instrumen strategis untuk menjaga relasi dengan masyarakat selaku konsumen akhir produk energi mereka.
Nuralim, salah satu pemudik asal Depok yang memboyong keluarganya menuju Purworejo, mengakui bahwa fasilitas ini sangat membantu efisiensi waktu dan biaya keluarganya.
"Sangat terbantu karena kondisi rumah tangga sedang sibuk mempersiapkan kepulangan. Anak saya bisa potong rambut dengan rapi di sini secara gratis sebelum menempuh 12 jam perjalanan," kata Nuralim.
Melalui program ini, Pertamina berusaha menciptakan standar baru dalam pelaksanaan mudik bersama yang lebih manusiawi dan terorganisir.
Dengan memfasilitasi ribuan orang menuju 23 kota, perusahaan pelat merah ini turut membantu pemerintah mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur-jalur utama, yang pada gilirannya dapat mengoptimalkan konsumsi BBM secara lebih terukur selama periode puncak Lebaran.
Editor : Ali Masduki