x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Didesak Percepat Implementasi B50

Avatar GobrandID

Energi

GOBRAND.ID - Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dinilai menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk mempercepat implementasi mandatori biodiesel 50 persen (B50). Kebijakan ini dipandang krusial untuk meredam tekanan terhadap anggaran negara sekaligus menjaga stabilitas energi domestik.

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, mengatakan kenaikan harga minyak global berpotensi meningkatkan beban impor energi dan memicu tekanan inflasi.

“Setiap kenaikan US$10 per barel harga minyak akan menambah beban APBN sekitar Rp20–30 triliun,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Ia menilai ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi global, khususnya dari kawasan Timur Tengah, membuat risiko fiskal semakin besar di tengah konflik yang memanas. Jalur distribusi seperti Selat Hormuz, yang menyuplai sebagian besar energi dunia, menjadi titik rawan gangguan pasokan.

Menurut Tungkot, percepatan B50 dapat menjadi langkah mitigasi efektif untuk menekan impor BBM sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. “Negara importir seperti Indonesia kini harus membayar lebih mahal untuk minyak fosil. Karena itu, substitusi melalui energi nabati menjadi keharusan,” katanya.

Dari sisi kesiapan, ia memastikan kapasitas industri biodiesel nasional yang mencapai 22,5 juta kiloliter serta ketersediaan bahan baku crude palm oil (CPO) dinilai memadai untuk mendukung implementasi B50. Kebutuhan sekitar 20 juta kiloliter biodiesel diperkirakan dapat dipenuhi dari produksi CPO nasional yang mencapai 57 juta ton pada 2025.

Namun demikian, peningkatan alokasi CPO untuk kebutuhan domestik berpotensi menekan volume ekspor dalam jangka pendek. “Ada konsekuensi pengurangan ekspor jika produksi tidak meningkat signifikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM menyatakan pemerintah tengah mengkaji percepatan B50 sebagai kelanjutan program B40. Kebijakan ini dinilai telah terbukti menekan impor BBM dan menghemat devisa, sekaligus memperkuat bauran energi nasional di tengah gejolak global.

Artikel Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 23:55 WIB | Perbankan

CIMB Niaga Syariah Hadirkan KPR iB Xtra Haji Umrah, Wujudkan Impian Punya Rumah Sekaligus Beribadah ke Tanah Suci

GoBrand.id - Memiliki rumah sendiri sekaligus menunaikan ibadah ke Tanah Suci merupakan aspirasi yang ingin diwujudkan banyak keluarga Indonesia. Untuk ...
Rabu, 04 Nov 2026 23:30 WIB | Keuangan

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper, Solusi Perlindungan dan Perencanaan Keuangan Berbasis USD

GoBrand.id - Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance) menghadirkan Asuransi Jiwa PRUProsper, solusi perlindungan dan perencanaan keuangan berbasis ...
Rabu, 04 Nov 2026 22:26 WIB | News

ShopeePay dan SPayLater Rayakan Kreativitas Indonesia, Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Batik ‘Corak Cerita Nusantara’

GoBrand.id - ShopeePay dan SPayLater pada Rabu (4/11) mengumumkan para pemenang Kompetisi Desain Batik 2026 ‘Corak Cerita Nusantara’, yang merayakan krea ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:56 WIB | Lifestyle

BINTANG Crystal Hadirkan “The Smoothest Way to Chill” di Jakarta dan Bali

GoBrand.id - BINTANG Crystal, bir cold-brewed dengan karakter rasa smooth dan tingkat kepahitan yang lebih rendah, menghadirkan pengalaman “The Smoothest Way to ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:10 WIB | Telco

Resmi Hadir di Indonesia, Bose Noise Cancelling Wired Earbuds Jadi Rekomendasi Earphone Kabel Terbaik 2026

GoBrand.id - Bose Noise Cancelling Wired Earbuds, wired earbuds pertama dengan noise cancelling, resmi meluncur di Indonesia. Konsumen bisa beli Bose Noise ...
Selasa, 03 Nov 2026 16:32 WIB | Kesehatan

Wujudkan Generasi Emas Anak Indonesia, vidoran Menutrisi Lebih dari 2.250 Balita

GoBrand.id - Nutrisi yang tepat sejak dini berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Namun, pemenuhan gizj anak di Indonesia masih ...