x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

Privy Raih Aktivitas Tanda Tangan Elektronik Melonjak Hampir 250% di Kuartal I 2026

Avatar Redaksi

News

GoBrand.id - Privy sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) terdepan di Indonesia mencatat peningkatan aktivitas tanda tangan elektronik pada Kuartal-I 2026 hingga hampir 250% secara Year-on-Year mencapai lebih dari 32 juta tanda tangan. Sementara pada Kuartal-I 2025 lalu, Privy mencatat 10 juta aktivitas tanda tangan di platformnya.

Merespon pencapaian tersebut, CEO Privy, Marshall Pribadi menyampaikan hal ini mencerminkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha terhadap proses administrasi yang cepat, aman, dan dapat dilakukan dari mana saja.

“Selain fleksibilitas dan kemudahan yang mendorong masyarakat semakin beralih ke tanda tangan elektronik, keabsahan hukum serta jaminan keamanan menjadi faktor pendorong pencapaian Privy. Setiap pengguna individu perlu melalui rangkaian proses verifikasi seperti data diri dan biometrik sebelum dapat menggunakan Privy demi menjamin identitas digital setiap penandatangan. Lebih dari itu, masyarakat juga mendapat jaminan perlindungan berupa Certificate Warranty senilai hingga Rp1 miliar rupiah apabila individu yang telah diverifikasi Privy dan menandatangani dokumen dengan sertifikat elektronik Privy terbukti tidak asli. Dengan begitu, setiap dokumen dan transaksi digital yang dilakukan di Privy menghadirkan rasa aman yang terjamin. Terlebih, pengguna juga bisa memverifikasi keaslian tanda tangan digital di dokumen yang diterima melalui verifikasi dokumen di Privy,” ujar Marshall.

Secara demografi industri, sejumlah sektor yang mendorong peningkatan aktivitas tanda tangan elektronik di Privy financial technology lending (Peer-to-Peer/Paylater), telekomunikasi & IT, serta jasa keuangan (multifinance, leasing, dan perbankan).

“Namun di luar industri tersebut, beberapa industri lain seperti kesehatan dan pendidikan turut berada pada peringkat teratas dengan aktivitas tanda tangan terbanyak. Hal ini menunjukkan tanda tangan elektronik telah menjadi salah satu infrastruktur utama yang mendukung operasional bisnis demi efisiensi proses, waktu, dan tenaga. Berdasarkan diskusi bersama klien institusi Privy, mereka membutuhkan berhari-hari hingga berminggu-minggu untuk memproses satu dokumen karena kebutuhan pencetakan hingga pengiriman ke dalam dan luar kota. Sementara dengan Privy, seluruh proses tersebut dapat diselesaikan dalam hitungan menit secara real-time,” imbuh Marshall.

Tugas Edukasi bagi Masyarakat Belum Selesai & Target Privy Hingga 2028

Di luar pencapaian Privy tersebut, Marshall menegaskan peningkatan edukasi dan literasi bagi masyarakat masih belum selesai dan tetap perlu digencarkan.

“Masih banyak masyarakat yang menganggap remeh peran tanda tangan pada dokumen digital dengan melakukan pindaian manual dari kertas maupun smartphone, lalu ditempelkan pada dokumen. Padahal, rutinitas tersebut berisiko tinggi pada keabsahan hukum dan potensi manipulasi oleh pihak lain. Oleh karena itu, Privy terus menggencarkan edukasi terkait pentingnya menandatangani dokumen digital dengan sah, salah satunya melalui kampanye  #CekDuluBaruPercaya yaitu ajakan untuk memverifikasi dokumen digital untuk mengecek keaslian tanda tangan eletronik melalui platform Privy,” tegas Marshall.

Melalui kampanye tersebut, Privy menyasar setiap lapisan masyarakat untuk lebih bijak ketika menerima dokumen digital sebelum mengambil keputusan. Sebab, dokumen digital seringkali menjadi alat penipuan yang dilakukan opnum tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan institusi tertentu atau mengharuskan melakukan pembayaran.

“Dokumen digital juga dapat dengan mudah dibagikan ke masyarakat seperti melalui email dan group Whatsapp. Melalui kampanye #CekDuluBaruPercaya, Privy mengajak masyarakat untuk mengecek keaslian tanda tangan elektronik dengan meng-upload dokumen digital di aplikasi atau website Privy yaitu privy.id/verifikasi-pdf. Dengan begitu, masyarakat perlu lebih waspada jika menerima dokumen digital namun tidak memiliki tanda tangan elektronik yang sah ketika diverifikasi di Privy. Selain bisa menghindari potensi kerugian dari dokumen digital palsu, proses verifikasi dokumen tersebut juga menjadi edukasi tentang pentingnya menggunakan tanda tangan elektronik yang sah di setiap dokumen digital agar dapat diverifikasi keasliannya,” ujar Marshall.

Ke depannya, Privy optimis peningkatan aktivitas tanda tangan elektronik akan terus meningkat. “Hal ini didorong oleh edukasi yang akan semakin digenjot serta product roadmap yang bertujuan memudahkan pengguna dalam proses dokumentasi. Kami optimis di tahun depan, aktivitas tanda tangan elektronik di Privy dapat meningkat 2x lipat di tahun 2027 dan 3x lipat di tahun 2028,” tutup Marshall.

Artikel Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 23:55 WIB | Perbankan

CIMB Niaga Syariah Hadirkan KPR iB Xtra Haji Umrah, Wujudkan Impian Punya Rumah Sekaligus Beribadah ke Tanah Suci

GoBrand.id - Memiliki rumah sendiri sekaligus menunaikan ibadah ke Tanah Suci merupakan aspirasi yang ingin diwujudkan banyak keluarga Indonesia. Untuk ...
Rabu, 04 Nov 2026 23:30 WIB | Keuangan

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper, Solusi Perlindungan dan Perencanaan Keuangan Berbasis USD

GoBrand.id - Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance) menghadirkan Asuransi Jiwa PRUProsper, solusi perlindungan dan perencanaan keuangan berbasis ...
Rabu, 04 Nov 2026 22:26 WIB | News

ShopeePay dan SPayLater Rayakan Kreativitas Indonesia, Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Batik ‘Corak Cerita Nusantara’

GoBrand.id - ShopeePay dan SPayLater pada Rabu (4/11) mengumumkan para pemenang Kompetisi Desain Batik 2026 ‘Corak Cerita Nusantara’, yang merayakan krea ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:56 WIB | Lifestyle

BINTANG Crystal Hadirkan “The Smoothest Way to Chill” di Jakarta dan Bali

GoBrand.id - BINTANG Crystal, bir cold-brewed dengan karakter rasa smooth dan tingkat kepahitan yang lebih rendah, menghadirkan pengalaman “The Smoothest Way to ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:10 WIB | Telco

Resmi Hadir di Indonesia, Bose Noise Cancelling Wired Earbuds Jadi Rekomendasi Earphone Kabel Terbaik 2026

GoBrand.id - Bose Noise Cancelling Wired Earbuds, wired earbuds pertama dengan noise cancelling, resmi meluncur di Indonesia. Konsumen bisa beli Bose Noise ...
Selasa, 03 Nov 2026 16:32 WIB | Kesehatan

Wujudkan Generasi Emas Anak Indonesia, vidoran Menutrisi Lebih dari 2.250 Balita

GoBrand.id - Nutrisi yang tepat sejak dini berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Namun, pemenuhan gizj anak di Indonesia masih ...