JAKARTA, GoBrand.id - Gelaran Jakarta Fair 2026 menjadi panggung integrasi layanan keuangan dan perdagangan digital melalui kolaborasi antara Bank Jakarta dan Blibli. Keduanya menghadirkan konsep engagement store yang menekankan pengalaman transaksi non-tunai secara langsung kepada pengunjung di JIExpo Kemayoran.
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran strategi dari sekadar promosi produk menjadi edukasi penggunaan layanan digital. Pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga diajak memahami sistem pembayaran cashless, pembukaan rekening digital, hingga akses layanan keuangan dalam satu ekosistem yang terintegrasi antara online dan offline.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah untuk memperluas inklusi keuangan di ruang publik.
“Pengunjung dapat merasakan langsung kemudahan transaksi non-tunai dan layanan perbankan digital dalam satu pengalaman,” ujarnya, Jumat (13/6/2026). Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Arie Rinaldi yang menilai momentum PRJ sebagai sarana memperkenalkan ekosistem transaksi modern kepada masyarakat luas.
Selain transaksi belanja, layanan yang dihadirkan juga mencakup pembukaan rekening digital, pengajuan kredit, hingga fasilitas setor dan tarik tunai melalui mesin ATM-CRM. Integrasi ini memperlihatkan bagaimana sektor perbankan mulai memanfaatkan event besar untuk mempercepat adopsi teknologi finansial di tengah masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor ini sekaligus menandai tren baru dalam industri keuangan, di mana pengalaman pengguna menjadi kunci dalam mendorong perubahan perilaku menuju transaksi yang lebih praktis, efisien, dan berbasis digital.
Editor : Redaksi