x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

PINTU Catatkan Pertumbuhan Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Sepanjang Kuartal II 2026

Avatar Redaksi

Keuangan

GoBrand.id – PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencatat pertumbuhan aktivitas yang signifikan pada kategori aset tertokenisasi berbasis saham Amerika Serikat (US Stocks Tokenized Assets) sepanjang kuartal kedua (Q2) 2026.

Dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-over-quarter/QoQ), jumlah trader aktif pada kategori ini naik 18%, jumlah transaksi bertambah 17%, dan volume trading meningkat 11%. Pertumbuhan ini tercatat seiring dengan lonjakan minat terhadap instrumen investasi dengan acuan indeks atau exchange-traded fund (ETF), yang mencerminkan pergeseran perilaku investor ke arah diversifikasi portofolio aset digital. PINTU telah menghadirkan 45 aset tertokenisasi berbasis saham dan ETF Amerika Serikat sejak resmi diperkenalkan di aplikasi PINTU pada September 2025.

Andy Putra, Presiden Direktur PINTU mengungkapkan, “Pertumbuhan yang merata di seluruh indikator utama pada kuartal II-2026 menunjukkan bahwa token berbasis aset dunia nyata (real world asset atau RWA), khususnya saham AS tertokenisasi, semakin menjadi pilihan sebagai bagian dari strategi diversifikasi investor dan trader crypto di Indonesia. Kenaikan jumlah trader aktif hingga 18% secara quarter-over-quarter mengindikasikan basis investor yang semakin meluas,”

Salah satu temuan paling menonjol pada kuartal ini adalah adanya lonjakan minat terhadap instrumen ETF berbasis indeks utama bursa efek Amerika Serikat. Token ETF Nasdaq-100, yang berpatokan pada indeks sekitar 100 saham perusahaan terbuka non-finansial di Amerika Serikat, mencatat kenaikan volume trading hingga 115% secara kuartal per kuartal, diiringi pertumbuhan jumlah trader aktif sebesar 196% pada periode yang sama.

Token ETF S&P 500, yang berpatokan pada indeks 500 saham perusahaan terbuka terbesar di Amerika Serikat, turut mencatat pertumbuhan volume sebesar 74�ngan kenaikan jumlah trader aktif mencapai 160%.

Pertumbuhan trader aktif yang sangat tinggi kedua instrumen ini mengindikasikan masuknya investor baru yang secara khusus memilih eksposur pasar dengan risiko yang terdiversifikasi secara lebih luas melalui aset berbasis indeks dalam portofolio aset digital mereka.

“Tersedianya beragam pilihan aset tertokenisasi berbasis saham dan ETF Amerika Serikat pada aplikasi PINTU mendorong ketertarikan yang lebih besar dari para trader terhadap kelas aset ini, di mana para investor dan trader dapat berinvestasi atau melakukan aktivitas trading pada aset ini mulai dari modal yang terjangkau. Sementara itu, minat yang jauh lebih besar terhadap ETF indeks dibandingkan saham tunggal adalah sinyal kematangan yang positif. Investor tidak lagi sekadar mengejar satu nama populer, melainkan mulai memanfaatkan tokenisasi untuk mendapatkan eksposur yang lebih terdiversifikasi terhadap pasar saham Amerika Serikat secara keseluruhan. Ke depan, PINTU akan terus memperluas pilihan instrumen tertokenisasi berbasis indeks agar semakin banyak investor Indonesia bisa mengakses strategi diversifikasi aset global ini dengan modal yang terjangkau,” ujar Andy.

Di luar tren ETF, token berbasis saham teknologi Amerika Serikat turut mencatat pertumbuhan yang mencolok. Token berbasis saham Apple (AAPLX) tercatat sebagai salah satu aset dengan pertumbuhan volume trading tertinggi pada kuartal ini, naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Selain Apple, sejumlah aset token lain turut mencatat kenaikan volume trading dua digit, di antaranya yang berbasis saham Circle (CRCLX, +60%), Microsoft (MSFTX, +39%), dan token berbasis komoditas logam perak (tokenized silver) yang juga naik 39%.

Sebaran pertumbuhan pada aset-aset lintas sektor ini mulai dari token berbasis saham teknologi, aset crypto-native, hingga komoditas logam mulia menunjukkan bahwa minat investor terhadap RWA di aplikasi PINTU tidak terpusat pada satu jenis aset saja, melainkan meluas ke berbagai kelas aset yang tersedia dalam bentuk token.

“Tren kuartal ini menegaskan bahwa ketersediaan pilihan aset RWA yang beragam, didukung dengan edukasi yang tepat, dapat mendorong adopsi RWA secara sehat. Namun, kami selalu mengingatkan bahwa aset tertokenisasi tetap merupakan instrumen investasi yang memiliki risiko, sehingga investor perlu mempelajari dan memahami sepenuhnya karakteristik, potensi imbal hasil, dan risiko masing-masing aset sebelum bertransaksi. Ke depan, PINTU akan terus memperkenalkan, mengedukasi, dan memperluas ketersediaan pilihan RWA secara bertanggung jawab bagi investor dan trader di Indonesia,” tutup Andy.

Sebagai informasi, saat ini, PINTU menghadirkan beragam pilihan aset tertokenisasi yang mencakup saham perusahaan global seperti Apple, Microsoft, NVIDIA, Amazon, Meta, Netflix, Tesla, Alphabet, AMD, Coinbase, Circle, serta berbagai aset lainnya, termasuk komoditas emas, sehingga memberikan pilihan investasi RWA yang semakin beragam bagi investor di Indonesia.

 

Artikel Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 23:55 WIB | Perbankan

CIMB Niaga Syariah Hadirkan KPR iB Xtra Haji Umrah, Wujudkan Impian Punya Rumah Sekaligus Beribadah ke Tanah Suci

GoBrand.id - Memiliki rumah sendiri sekaligus menunaikan ibadah ke Tanah Suci merupakan aspirasi yang ingin diwujudkan banyak keluarga Indonesia. Untuk ...
Rabu, 04 Nov 2026 23:30 WIB | Keuangan

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper, Solusi Perlindungan dan Perencanaan Keuangan Berbasis USD

GoBrand.id - Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance) menghadirkan Asuransi Jiwa PRUProsper, solusi perlindungan dan perencanaan keuangan berbasis ...
Rabu, 04 Nov 2026 22:26 WIB | News

ShopeePay dan SPayLater Rayakan Kreativitas Indonesia, Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Batik ‘Corak Cerita Nusantara’

GoBrand.id - ShopeePay dan SPayLater pada Rabu (4/11) mengumumkan para pemenang Kompetisi Desain Batik 2026 ‘Corak Cerita Nusantara’, yang merayakan krea ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:56 WIB | Lifestyle

BINTANG Crystal Hadirkan “The Smoothest Way to Chill” di Jakarta dan Bali

GoBrand.id - BINTANG Crystal, bir cold-brewed dengan karakter rasa smooth dan tingkat kepahitan yang lebih rendah, menghadirkan pengalaman “The Smoothest Way to ...
Selasa, 03 Nov 2026 23:10 WIB | Telco

Resmi Hadir di Indonesia, Bose Noise Cancelling Wired Earbuds Jadi Rekomendasi Earphone Kabel Terbaik 2026

GoBrand.id - Bose Noise Cancelling Wired Earbuds, wired earbuds pertama dengan noise cancelling, resmi meluncur di Indonesia. Konsumen bisa beli Bose Noise ...
Selasa, 03 Nov 2026 16:32 WIB | Kesehatan

Wujudkan Generasi Emas Anak Indonesia, vidoran Menutrisi Lebih dari 2.250 Balita

GoBrand.id - Nutrisi yang tepat sejak dini berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Namun, pemenuhan gizj anak di Indonesia masih ...