JAKARTA, GoBrand.id - Pengelolaan perjalanan ibadah menjadi salah satu aspek penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah. Hal itu pula yang mengantarkan Jannah Firdaus meraih penghargaan PPIU of The Year 2026 kategori Kinerja Operasional.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Anugerah Perjalanan Suci Indonesia (APSI) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 31 Agustus 2026. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak serta sejumlah perwakilan dari berbagai sektor yang berkaitan dengan perjalanan ibadah.
CEO Jannah Firdaus, Wael Ahmed, mengatakan penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi pencapaian perusahaan. Menurut dia, penghargaan itu juga membawa tanggung jawab untuk mempertahankan kepercayaan jamaah.
“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi sebuah kepercayaan dan tanggung jawab,” ujar Wael dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Ia mengatakan peningkatan pelayanan terus dilakukan mulai dari proses pendaftaran, persiapan keberangkatan, pengurusan visa, akomodasi dan transportasi hingga pendampingan jamaah selama berada di Arab Saudi.
Di sisi lain, kebutuhan jamaah umrah kini semakin beragam. Selain mempertimbangkan biaya, calon jamaah juga memperhatikan kepastian keberangkatan, kualitas akomodasi, pendampingan ibadah serta layanan selama berada di Makkah, Madinah dan Jeddah.
Direktur Jannah Firdaus, Rahmat Syam, mengatakan penguatan operasional juga berkaitan dengan kesiapan fasilitas di Arab Saudi. Jannah Firdaus saat ini memiliki hotel sendiri di Makkah dan memiliki rencana jangka panjang untuk memiliki pesawat sendiri.
Menurut Rahmat, langkah tersebut diarahkan untuk mendukung efisiensi perjalanan sekaligus meningkatkan kemampuan penyelenggara dalam mengelola kebutuhan jamaah.
Wael menambahkan, kepercayaan jamaah perlu dijaga melalui pelayanan yang konsisten, transparansi dan profesionalisme. Masukan dari jamaah maupun mitra juga dinilai penting untuk memperbaiki kualitas layanan.
Dengan penghargaan PPIU of The Year 2026, Jannah Firdaus menghadapi tantangan untuk menjaga standar operasional sekaligus memenuhi ekspektasi jamaah yang semakin memperhatikan kualitas layanan perjalanan ibadah.
Editor : Redaksi