x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

Cafetab Tawarkan Alternatif Ngopi Praktis

Avatar Redaksi

Lifestyle

GoBrand.id - Kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari banyak orang. Selain menemani pagi hari, kopi kerap menjadi pilihan untuk membantu menjaga fokus saat bekerja dan mengurangi rasa kantuk ketika aktivitas sedang padat.

Namun, tidak semua orang bisa menikmati kopi dengan nyaman. Sebagian orang justru merasakan perut tidak nyaman setelah meminumnya. Kondisi ini membuat mereka harus membatasi konsumsi kopi, meski tetap membutuhkan kafein untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Melihat kebutuhan tersebut, Cafetab hadir menawarkan alternatif konsumsi kafein dalam bentuk tablet kunyah. Produk ini mengusung teknologi mikrokapsul sebagai bagian sediaan yang ramah bagi lambung.

Ridwan Maleakhi, S.Farm., Apt., selaku Apoteker, menjelaskan bahwa produk tersebut dirancang untuk menawarkan cara konsumsi kafein yang lebih praktis tanpa harus menyeduh kopi.

“Cafetab hadir menawarkan alternatif konsumsi kafein dalam bentuk tablet kunyah. Produk ini menggunakan teknologi mikrokapsul yang menjadi salah satu pendekatan dalam pengolahan bahan aktif di industri pangan dan farmasi,” ujar Ridwan.

Kopi Bukan Hanya Mengandung Kafein

Kopi tidak hanya mengandung kafein, tetapi juga berbagai senyawa lain, termasuk asam organik yang berkontribusi terhadap rasa dan aroma. Pada sebagian orang, konsumsi kopi dapat memicu rasa tidak nyaman di perut atau memperburuk gejala refluks asam.

Respons tubuh terhadap kopi pun berbeda-beda. Ada orang yang dapat menikmati kopi tanpa keluhan, tetapi ada pula yang mengalami gangguan pencernaan meski mengonsumsinya dalam jumlah terbatas.

Penelitian yang diterbitkan Liszt dan tim dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) pada 2017 membahas hubungan kafein dengan sekresi asam lambung melalui mekanisme reseptor rasa pahit.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa efek kafein terhadap lambung perlu diperhatikan. Mengganti kopi dengan produk berkafein lainnya tidak serta-merta menghilangkan kemungkinan munculnya keluhan, terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

Mengandalkan Teknologi Mikrokapsul

Teknologi mikrokapsul menjadi salah satu aspek yang diperkenalkan Cafetab. Secara sederhana, mikroenkapsulasi merupakan teknologi untuk melapisi bahan aktif dengan material tertentu dalam ukuran sangat kecil.

Dalam industri pangan dan farmasi, teknologi ini digunakan untuk membantu melindungi bahan aktif serta mengatur karakteristik pelepasannya. Sejumlah penelitian juga telah mengeksplorasi penerapan teknologi tersebut pada kafein.

Praktis untuk Menemani Aktivitas Padat

Berbeda dari kopi seduh yang memerlukan air dan waktu persiapan, tablet kunyah menawarkan cara konsumsi yang lebih sederhana. Bentuk ini dapat menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi, sering bepergian, atau tidak sempat menyiapkan kopi di sela-sela pekerjaan dan di saat perjalanan

Cafetab menawarkan alternatif bagi konsumen yang membutuhkan kepraktisan dalam mengonsumsi kafein. Meski begitu, konsumen tetap perlu memperhatikan kandungan kafein per tablet, aturan penggunaan, serta total asupan kafein dari sumber lain, seperti teh dan minuman energi.

Tetap Perhatikan Kondisi Lambung

Kehadiran tablet kunyah kafein memberikan alternatif bagi masyarakat yang menginginkan cara konsumsi praktis sebagai pengganti kopi.

Bagi mereka yang kerap mengalami keluhan setelah mengonsumsi kopi atau produk berkafein lainnya, penting untuk memperhatikan respons tubuh dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan berulang.

Pada akhirnya, kebutuhan kafein tidak selalu harus dipenuhi melalui secangkir kopi. Melalui Cafetab, konsumen diperkenalkan pada alternatif dalam bentuk tablet kunyah yang praktis. Meski demikian, pemilihan produk tetap perlu mempertimbangkan kandungan, aturan penggunaan, dan bukti keamanan yang tersedia.

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 21:11 WIB | Lifestyle

Bose Noise Cancelling Wired Earbuds Siap Hadir di Indonesia Setelah Sold Out di Pasar Global

GoBrand.id - Earphone kabel semakin diminati konsumen. Pada 2025, untuk pertama kalinya dalam lima tahun, penjualan earphone kabel mampu mengalami pertumbuhan. ...
Kamis, 22 Okt 2026 21:02 WIB | Keuangan

Saham dan ETF AS Tertokenisasi Jadi Primadona Baru, Pembelinya di PINTU Melonjak Hampir 70%!

GoBrand.id - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencatatkan lonjakan ...
Kamis, 22 Okt 2026 20:41 WIB | Travel

Australia Barat Perkuat Event-Led Tourism dan Produk Wisata Menjelang 2027

GoBrand.id  - Australia Barat memasuki periode akhir 2026 dengan kalender event internasional dan sejumlah pengembangan produk pariwisata yang memperluas ...
Kamis, 22 Okt 2026 20:33 WIB | Property

TACO x ActiveLab Hadirkan Wellness Experience di Jakarta Running Festival 2026

GoBrand.id - TACO, penyedia solusi building material, kembali membawa semangat Explore New Horizons melalui dukungannya terhadap penyelenggaraan Jakarta ...
Selasa, 20 Okt 2026 22:43 WIB | Kecantikan

Swisse Hadirkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C di Indonesia

GoBrand.id - Swisse menghadirkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C di Indonesia, suplemen kecantikan yang memadukan ekstrak biji anggur pilihan dari ...
Selasa, 20 Okt 2026 22:20 WIB | Ekonomi dan Bisnis

PepsiCo Jajaki Peluang Kolaborasi via Program Pepsico Greenhouse APAC 2026: The IMPACT Edition

GoBrand.id - PepsiCo mengumumkan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan lima startup dari program Greenhouse Program 2026 IMPACT Edition. Langkah ini ...