Pelindo

Perkuat Tata Kelola Data, Pelindo Masuk Barisan Satu Data Indonesia

Reporter : Redaksi
Pelindo, sebagai BUMN strategis di sektor kepelabuhanan dan logistik, dinilai memegang peran penting dalam ekosistem data nasional.

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyatakan dukungan terhadap penguatan Satu Data Indonesia dengan menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama bersama Kementerian PPN/Bappenas, Senin (26/1/2026), di Jakarta.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini bukan sekadar seremoni, melainkan tuntutan serius dalam pembangunan nasional. “Pembangunan tidak bisa lagi bertumpu pada asumsi. Data harus akurat, terintegrasi, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tanpa itu, kebijakan berisiko meleset dan boros,” tegas Rachmat.

Baca juga: Terminal Teluk Lamong Raih Dua Penghargaan Internasional

Pelindo, sebagai BUMN strategis di sektor kepelabuhanan dan logistik, dinilai memegang peran penting dalam ekosistem data nasional. Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono menekankan bahwa pengelolaan data bukan pilihan, melainkan keharusan.

Baca juga: Dari Integrasi ke Inovasi, Lima Tahun Transformasi Terminal Teluk Lamong Bersama Pelindo

“Tanpa data yang rapi dan terstandar, efisiensi layanan pelabuhan hanya jargon. Kolaborasi Satu Data ini harus berdampak nyata pada kinerja dan layanan,” ujar Arif.

Ia menambahkan, Pelindo berkomitmen menyelaraskan sistem data perusahaan dengan kebijakan nasional agar perencanaan pembangunan dan layanan logistik tidak lagi berjalan parsial. “Jika data masih terpecah-pecah, maka daya saing logistik nasional akan terus tertinggal,” pungkasnya.

Baca juga: TTL dan KSOP Tanjung Perak Perkuat Kolaborasi, Pelayanan Kapal Makin Efisien

Langkah Pelindo ini diharapkan memperkuat integrasi data lintas sektor dan mendorong pembangunan berbasis bukti, bukan sekadar narasi kebijakan.

Editor : Redaksi

OtoTekno
Berita Populer
Berita Terbaru