GOBRAND.ID - Persaingan pasar ponsel pintar kelas bawah (entry-level) di Indonesia kian memanas menjelang periode puncak belanja Ramadan. Xiaomi Indonesia secara resmi memulai penjualan luring (offline) untuk lini teranyar mereka, Redmi A7 Pro, guna menjaring konsumen yang mencari perangkat mumpuni dengan harga terjangkau.
Langkah ini mempertegas posisi Xiaomi dalam menguasai segmen harga Rp1 jutaan. Perangkat ini dirancang untuk mendukung aktivitas digital yang intens, mulai dari pembuatan konten visual hingga kebutuhan hiburan dalam durasi panjang.
Baca juga: Kenangan Brands Andalkan Digital Trust Privy untuk Kawal Ekspansi 1.300 Gerai
Meski berada di kategori anggaran terbatas, Redmi A7 Pro membawa sejumlah fitur yang biasanya absen di kelasnya. Salah satu keunggulan utamanya terletak pada sektor daya.
Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 6.000mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian normal. Pengisian daya juga didukung teknologi 15W Fast Charging untuk mempersingkat waktu tunggu pengguna.
Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menyatakan bahwa dinamika gaya hidup anak muda menuntut perangkat yang mampu mengimbangi ritme mereka tanpa kendala teknis.
"Kami menghadirkan Redmi A7 Pro sebagai perangkat yang dapat diandalkan untuk menunjang berbagai hobi tanpa hambatan. Kombinasi baterai besar, performa optimal, dan layar imersif menjadi kunci untuk tetap produktif sekaligus menikmati hiburan selama bulan Ramadan," ujar Andi.
Dari sisi visual, Xiaomi menyematkan layar luas berukuran 6,9 inci dengan tingkat kecerahan mencapai 800 nits. Spesifikasi ini memastikan layar tetap terlihat jelas meski digunakan di bawah sinar matahari langsung atau transportasi umum.
Peningkatan signifikan terlihat pada penggunaan refresh rate 120Hz, yang memberikan pengalaman gulir layar jauh lebih halus dibandingkan standar ponsel murah pada umumnya.
Baca juga: Xiaomi Indonesia Berikan Value Khusus untuk Xiaomi 17T Series dan Seri Wearables Terbaru
Untuk urusan dapur pacu dan perangkat lunak, ponsel ini sudah menjalankan Xiaomi HyperOS 3. Sistem operasi terbaru ini dioptimalkan untuk menjaga kelancaran multitasking, termasuk penggunaan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai lazim digunakan dalam pengerjaan tugas maupun pekerjaan kantor.
Pada sektor fotografi, kamera utama beresolusi 50MP menjadi tumpuan bagi pengguna yang gemar mendokumentasikan momen harian di media sosial dengan reproduksi warna yang tetap natural.
Xiaomi membagi Redmi A7 Pro ke dalam dua varian penyimpanan untuk memberikan fleksibilitas bagi calon pembeli.
Saat ini, produk tersebut sudah tersedia secara luas baik di platform e-commerce maupun jaringan toko fisik resmi seperti Xiaomi Authorized Store, Erafone, hingga gerai independen di seluruh Indonesia.
Baca juga: XLSMART & Xiaomi Rilis Bundling 17 Series, Internet Unlimited Rp50 Ribu
Xiaomi Indonesia resmi mematok harga jual Redmi A7 Pro mulai dari Rp1.649.000 untuk varian memori 4GB + 64GB, sementara varian yang lebih tinggi yakni 4GB + 128GB dibanderol seharga Rp1.799.000.
Strategi penetapan harga di bawah dua juta rupiah ini mempertegas ambisi Xiaomi untuk mendominasi pasar ponsel pintar kelas menengah ke bawah (entry-level) di tanah air, terutama dalam menyambut lonjakan permintaan gawai selama bulan Ramadan.
Kedua varian tersebut kini sudah tersedia secara luas di berbagai kanal penjualan luring seperti Xiaomi Authorized Store dan Erafone, maupun platform belanja daring terkemuka.
Editor : Redaksi