SURABAYA, GOBRAND.ID - Mempersiapkan pernikahan kini bisa dilakukan dalam satu destinasi. Grand Wedding Fair 2026 kembali hadir di Surabaya dengan mempertemukan calon pengantin dan lebih dari 130 vendor pernikahan di Pakuwon Imperial Ballroom.
Pameran yang berlangsung pada 21-23 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menawarkan beragam kebutuhan wedding, tetapi juga memperkenalkan kreasi menu terbaru dari Pakuwon Imperial Ballroom dan The Westin Surabaya.
Ratusan pilihan kebutuhan pernikahan tersedia, mulai dari venue, dekorasi, wedding organizer, busana pengantin, undangan, suvenir dan hampers, fotografi serta videografi, makeup artist, perhiasan, hiburan hingga wedding cake.
Kehadiran berbagai vendor memberikan kesempatan bagi calon pengantin untuk mengeksplorasi konsep sekaligus membandingkan beragam layanan dan penawaran yang tersedia.
Kolaborasi Chef Hadirkan Menu Wedding Terbaru
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam Grand Wedding Fair 2026 adalah Imperial Taste: The Art of Four Hands.
Program tersebut mempertemukan tim kuliner Pakuwon Imperial Ballroom dan The Westin Surabaya untuk menghasilkan rangkaian hidangan yang dirancang khusus sebagai bagian dari pengalaman pesta pernikahan.
Chef Mustafa dan Chef Patrick Wilfred memperkenalkan tiga kreasi melalui sesi culinary presentation dan tasting experience. Menu yang disajikan terdiri atas Trio of Auspicious Delights, Sous Vide Australian Beef Tenderloin, dan Baked Cod.
Trio of Auspicious Delights menghadirkan Black Ham Sui Gok, Sichuan Jellyfish dan Smoked Duck.
Sementara itu, Sous Vide Australian Beef Tenderloin dipadukan dengan Bone Marrow Soy Glaze, Pommes Purée dan Green Asparagus. Adapun Baked Cod disajikan bersama Green Curry Essence, King Oyster Mushroom dan Broccolini.
Multi-property General Manager The Westin Surabaya & Four Points by Sheraton Surabaya, Pakuwon Indah, Denny Ristyanto mengatakan makanan memiliki posisi penting dalam sebuah pesta pernikahan.
“Hidangan memiliki peran penting dalam sebuah perayaan pernikahan, bukan hanya sebagai jamuan, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman yang dinikmati bersama,” ujar Denny.
Ia menambahkan, kreasi menu wedding terbaru dikembangkan untuk menghadirkan karakter dan cita rasa yang dapat menyatu dengan suasana perayaan serta dinikmati pasangan bersama para tamu.
Infinite Connection Gambarkan Perjalanan Pasangan
Grand Wedding Fair 2026 juga menawarkan pengalaman visual melalui Immersive Room Experience: Infinite Connection yang dihadirkan bersama Nuansa Concept.
Instalasi tersebut mengangkat gagasan mengenai hubungan, refleksi, dan koneksi antara dua individu. Penggunaan mirror totems menjadi elemen utama untuk menggambarkan bagaimana dua orang dapat saling merefleksikan, belajar, melengkapi, dan tumbuh bersama.
Konsep tersebut membawa pesan bahwa pernikahan bukan sekadar perayaan satu hari. Lebih jauh, pernikahan menjadi awal perjalanan dua individu dalam membangun hubungan yang terus berkembang.
Ada 30 Lebih Penawaran Eksklusif
Selain menghadirkan vendor dan pengalaman baru, Grand Wedding Fair 2026 menawarkan lebih dari 30 benefit eksklusif bagi pasangan yang memilih paket wedding dari Pakuwon Imperial Ballroom dan The Westin Surabaya selama pameran.
Penawaran itu antara lain bonus wedding venue dengan LED Screen, complimentary room and suite upgrade, serta berbagai keuntungan lainnya.
Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan Eternal Royal Pendant sebagai grand prize. Liontin tersebut menggunakan 1,13 ct Royal Blue Sapphire, natural diamonds, dan 18K white gold dengan nilai Rp25 juta.
Hadiah tersebut membawa makna devotion dan everlasting love, sejalan dengan tema perayaan cinta dan perjalanan pasangan menuju kehidupan bersama.
Dengan menghadirkan lebih dari 130 vendor, kreasi menu wedding terbaru, instalasi tematik, puluhan penawaran eksklusif serta hadiah utama, Grand Wedding Fair 2026 menawarkan ruang bagi calon pengantin untuk mencari inspirasi sekaligus mempersiapkan berbagai kebutuhan pernikahan.
Pameran berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, pukul 10.00-22.00 WIB, di Pakuwon Imperial Ballroom, Surabaya.
Editor : Wijaya Kusuma