PASURUAN, Gobrand.id - Kabar gembira untuk para pelaku usaha mikro di Pasuruan! Kini, mereka punya amunisi baru untuk bersaing di era digital dan mendongkrak omzet. Program pelatihan intensif dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) siap mengubah wajah UMKM lokal menjadi kekuatan ekonomi yang go digital.
Selama ini, banyak pelaku UMKM yang kesulitan bersaing di pasar online. Program Indosat Empowering UMKM hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Dalam pelatihan ini, mereka mendapatkan bekal praktis yang komprehensif, mulai dari SEO untuk menembus halaman utama Google dan meningkatkan visibilitas, pemanfaatan AI untuk menciptakan konten promosi yang menarik dan profesional, hingga strategi media sosial yang efektif untuk memaksimalkan platform seperti TikTok dan Instagram dalam menjangkau lebih banyak pelanggan
"Kota Pasuruan punya potensi besar. Melalui pelatihan aplikatif dan dukungan jaringan kuat, kami ingin UMKM di sini naik kelas dan berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah," kata Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison.
Para ahli dari Rumah Literasi Digital (RLD) turun tangan untuk memberikan pelatihan yang aplikatif. Mulai dari membangun digital branding hingga membuat konten video yang eye-catching.
Sesi pelatihan ini diisi oleh para ahli yang kompeten di bidangnya masing-masing. Fatcur Rahman memandu peserta membangun digital presence yang kuat, Ali Masduki menunjukkan cara mengedit foto produk dengan AI agar terlihat profesional.
Kemudian Isnan Effendi memberikan insider tips tentang algoritma TikTok, Naufal Ammar Imaduddin berbagi resep membuat video promosi yang menarik perhatian, dan Andika Ismawan memberikan panduan SEO agar akun media sosial UMKM mudah ditemukan di mesin pencari
Kepala Bidang Usaha Mikro Kota Pasuruan, Yudha Andri Asmara, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, program ini adalah jawaban atas kebuntuan pemasaran yang selama ini dihadapi pelaku usaha.
"Kami sangat bersyukur. Kolaborasi ini memfasilitasi pelaku usaha untuk berkembang melalui jejaring digital. Ini sejalan dengan visi Wali Kota agar UMKM bisa mandiri," ujarnya.
Transformasi digital tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan jaringan internet yang mumpuni. Dalam pelatihan ini, peserta menjajal langsung layanan HiFi Air 75GB dari Indosat.
Konektivitas berkecepatan tinggi ini memungkinkan pelaku usaha untuk mengelola toko online dan melakukan live selling tanpa kendala teknis.
Dengan lebih dari 4,6 juta UMKM di Jawa Timur yang mulai go digital, langkah kecil di Pasuruan ini menjadi bagian dari misi besar menciptakan ekonomi inklusif. Intervensi teknologi seperti AI dan SEO diharapkan mampu memangkas jarak antara produsen kecil di daerah dengan konsumen global.
Anita Purnamawati, seorang pelaku usaha kuliner, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. "Tadinya Instagram saya nol, tidak pernah ada. Sekarang saya jadi tahu cara mainnya," katanya dengan antusias.
Senada dengan Anita, Juariyah, pengusaha telur asin, juga merasakan manfaat besar. Ia berharap durasi pelatihan bisa diperpanjang agar materi yang dibutuhkan bisa terserap lebih banyak lagi.
Program Indosat Empowering UMKM diharapkan dapat menjadi katalisator bagi digitalisasi UMKM di Pasuruan. Dengan "senjata" baru berupa pengetahuan dan keterampilan digital, UMKM lokal siap bersaing dan meraih kesuksesan di era digital.
Editor : Redaksi