GOBRAND.ID - Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali diperluas pada 2026 dengan penambahan armada dan rute perjalanan ke berbagai daerah. Lonjakan jumlah pemudik dari ibu kota mendorong peningkatan kapasitas layanan, dengan total 744 bus disiapkan untuk mengangkut sekitar 33.000 orang menuju sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
Dalam skema ini, Bank Jakarta turut ambil bagian dengan menyediakan 20 unit bus yang melayani rute ke sejumlah kota tujuan seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, hingga Sidoarjo dan Kediri. Selain itu, terdapat pula rute ke luar Jawa seperti Lampung, mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas lintas wilayah saat Lebaran.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi dengan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi masyarakat.
“Kami berupaya menghadirkan layanan mudik yang aman dan nyaman bagi warga, khususnya yang ingin kembali ke kampung halaman,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Program yang dikoordinasikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta ini menjadi salah satu intervensi untuk menekan kepadatan dan risiko perjalanan, sekaligus membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Sejumlah kota tujuan utama meliputi Solo, Yogyakarta, Semarang, hingga berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi kantong pemudik asal Jakarta.
Selain bus penumpang, layanan juga mencakup angkutan sepeda motor ke beberapa kota di Jawa, guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalur darat yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyebut keterlibatan perusahaan dalam program ini sebagai bentuk dukungan terhadap layanan publik. “Partisipasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga,” katanya.
Dengan cakupan rute yang semakin luas dan jumlah peserta yang meningkat, program mudik gratis menjadi salah satu instrumen penting dalam mengelola mobilitas nasional selama periode Lebaran, sekaligus menekan beban biaya perjalanan masyarakat.
Editor : Redaksi