Sasa Santan Pecahkan Rekor MURI Masak 1.447 Porsi Opor Ayam di BSD

Reporter : Ali Masduki
Perwakilan PT Sasa Inti menerima penghargaan Rekor MURI atas penyajian 1.447 porsi opor ayam dalam rangkaian kegiatan Sasa OPORasi Lebaran Food Festival. Foto: PT Sasa Inti/GoBrand.id

GOBRAND.ID – Tradisi menyantap opor ayam saat Idul Fitri seringkali identik dengan kesibukan luar biasa di dapur. Menjawab tantangan tersebut, Sasa Santan menggelar "Sasa OPORasi Lebaran Food Festival" di Q-Big BSD City, Minggu (8/3).

Acara ini sukses mencatatkan sejarah baru di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan memasak 1.447 porsi opor ayam dalam satu lokasi sekaligus.

Baca juga: Pertamina Lepas 5.000 Pemudik ke 23 Kota, Dorong Efisiensi Biaya Transportasi

Angka 1.447 porsi tersebut dipilih sebagai simbol menyambut tahun 1447 Hijriah. Ribuan porsi hidangan ikonik ini kemudian dibagikan kepada pengunjung, komunitas, dan warga sekitar sebagai menu berbuka puasa bersama.

Marketing Manager PT Sasa Inti, Nanda Rahmanu, menjelaskan bahwa aksi ini bertujuan memberikan kepercayaan diri bagi para ibu dalam menyiapkan hidangan hari raya. Menurutnya, memasak dalam jumlah besar seringkali memicu kekhawatiran akan rasa yang berubah atau kuah yang pecah.

"Kami membuktikan bahwa menyajikan opor dalam jumlah besar tetap bisa praktis. Kualitas rasanya konsisten, tetap gurih, dan creamy. Kami ingin para ibu lebih percaya diri, sehingga momen silaturahmi bersama keluarga terasa lebih hangat tanpa harus lelah di dapur," kata Nanda.

Dalam festival tersebut, Sasa mendemontrasikan keunggulan produknya melalui sesi uji tidak mudah pecah. 

Para peserta melihat langsung bagaimana santan tetap kental dan menyatu sempurna dengan bumbu meski dipanaskan dalam waktu lama. Tekstur kuah yang stabil ini menjadi kunci agar tampilan opor tetap menggugah selera saat dihidangkan di meja makan.

“Bagi kami, 1.447 porsi ini bukan sekadar angka untuk rekor. Ini cara kami merayakan kebersamaan. Kami ingin setiap pengunjung membawa pulang inspirasi bahwa memasak opor yang nikmat itu mudah,” tambah Nanda.

Keseruan festival semakin memuncak dengan kehadiran pasangan selebritas Inul Daratista dan Adam Suseno yang turut berbagi keceriaan. 

Selain urusan kuliner, aspek spiritual juga diperkuat melalui kajian Ramadan bertema “Keutamaan Idul Fitri” yang dibawakan oleh Ustadz Subki Al-Bughury.

Melalui inisiatif ini, Sasa berupaya mengubah persepsi bahwa persiapan Lebaran harus selalu melelahkan. 

Dengan teknik memasak yang lebih efisien, keluarga Indonesia diharapkan memiliki lebih banyak waktu berkualitas untuk berinteraksi dan merayakan hari kemenangan dengan penuh kegembiraan.

Editor : Ali Masduki

OtoTekno
Berita Populer
Berita Terbaru