x gobrand.id skyscraper
x gobrand.id skyscraper

Dana Rp200 Triliun Disalurkan ke Himbara, DPD RI Awasi Agar Tepat Sasaran Bagi UMKM NTB

Avatar Redaksi

Perbankan

MATARAM, GoBrand.id - Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Hj. Evi Apita Maya, S.H., M.Kn, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat (17/10/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan atas penyaluran dana Rp200 triliun ke sejumlah bank Himbara di wilayah NTB.

Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, M. Hub. Int., beserta jajaran. Pengawasan dilakukan menyusul hasil rapat Komite IV DPD RI terkait implementasi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

Dalam kunjungan tersebut, Evi Apita Maya menyoroti praktik penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di NTB yang dinilai masih memberlakukan syarat agunan, padahal kebijakan pemerintah telah meniadakan kewajiban tersebut untuk pinjaman di bawah Rp100 juta.

“Kami menemukan masih ada bank yang meminta agunan untuk pinjaman kecil, padahal aturan sudah jelas. Pinjaman KUR dari Rp1 juta hingga Rp100 juta tidak perlu agunan,” tegasnya.

Senator asal NTB itu mengungkapkan, dari total dana Rp200 triliun yang disalurkan pemerintah kepada bank-bank Himbara, masing-masing alokasi terdiri atas BRI, BNI, dan Bank Mandiri sebesar Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun. Namun, realisasi di lapangan masih beragam — ada yang sudah terserap hampir penuh, sementara sebagian lainnya baru 50 persen.

“Kami ingin dana ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM, bukan terkendala syarat administratif,” ujarnya.

Evi Apita Maya menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas teknis Pemprov NTB dan pimpinan bank Himbara untuk memastikan penyaluran dana berjalan sesuai aturan. Ia juga meminta masyarakat melapor jika masih dimintai jaminan dalam pengajuan KUR.

“Jika masih ada bank yang menahan agunan, segera laporkan. Itu melanggar aturan pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa praktik permintaan agunan bisa berdampak hukum bagi bank pelaksana dan berpotensi dikenai sanksi. Kondisi tersebut juga menyebabkan banyak pelaku UMKM enggan mengajukan pinjaman, karena takut kehilangan aset.

Sebagai contoh, Evi menuturkan ada pelaku UMKM di Zamzam Tower Mataram yang batal membeli peralatan usaha karena diminta jaminan, padahal memenuhi syarat KUR tanpa agunan.

Selain itu, ia juga menyoroti Program Koperasi Desa Merah Putih, yang memungkinkan pengajuan KUR dengan bunga rendah 2% meski belum beroperasi enam bulan, selama memenuhi syarat administratif yang telah ditetapkan.

“Kami berharap program ini dapat membantu lebih banyak masyarakat desa agar bisa naik kelas melalui akses pembiayaan yang adil,” tutupnya.

Artikel Terbaru
Senin, 30 Mar 2026 06:33 WIB | News

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026 

GoBrand.id - Kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menunjukkan kinerja solid pada awal 2026. Langkah Perseroan mengakselerasi digital, ...
Senin, 30 Mar 2026 06:26 WIB | Perbankan

Bank Muamalat bersama BMM Gelar Program Pemberdayaan Difabel Batik Ciprat Karangpatihan di Ponorogo Jawa Timur

GoBrand.id – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) berkomitmen meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas lewat Program P ...
Senin, 30 Mar 2026 05:31 WIB | News

Pantauan Volume Lalu Lintas Ruas Tol ASTRA Infra H+6 Lebaran

GoBrand.id - Memasuki akhir periode mudik dan balik Lebaran 2026, terpantau volume kendaraan yang cukup tinggi melintasi ruas tol Tangerang-Merak, ...
Minggu, 29 Mar 2026 16:14 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Peran Mitsubishi Electric dalam Mendukung Industri Modern: Teknologi Otomasi di Balik Produk Sehari-hari

GoBrand.id - Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, masyarakat semakin terbiasa dengan berbagai produk yang membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih ...
Minggu, 29 Mar 2026 12:59 WIB | News

Teh Celup Sosro Bagikan 6.700 Paket Berbuka di Sumatera Utara dan Aceh

GoBrand.id - Sumatera Utara & Aceh, 27 Maret 2026 - Ramadan menjadi momen yang menghidupkan semangat berbagi dan kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui ...
Minggu, 29 Mar 2026 06:52 WIB | News

Jobstreet by SEEK Ungkap Cara Meredam Tren Resign Pasca-THR

GoBrand.id – Berakhirnya masa libur Lebaran dan cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) kerap menandai dimulainya "musim semi" bagi para pencari kerja. Tren p ...